Siapa yang tidak kenal Raja DL Sitorus. Dialah putra Batak Parsambilan telah mencapai kesuksesan dengan berbagai aral melintang dan kerikil tajam yang dihadapi dipicu pahit getirnya kehidupan dimasa kecil dapat menciptakan lapangan kerja. Kesuksesan yang diraih berdasarkan "otodidak" pengalaman kerasnya persaingan bisnis baik kasar maupun akademis. Tekat dan ketekunan serta doa yang tidak putus dan pengorbanannya menyediakan lapangan kerja kata kunci kesuksesannya. Sebagai anak simata wayang yang loyal kepada ibundanya tercinta ada motto klasik Batak tetap tertanam dalam dirinya "miakna do panggorenganna". Motto inilah pilosofi dan dipraktekkan dalam setiap segmen jenis kegiatan usahannya dari bidang pendidikan, rumah sakit, property, bank sampai industri kelapa sawit. Dunia usaha dan pelaku usaha mengakui kesukses semua bisnis bisnis Raja DL yang membukukan profit. Pola pembiayaan bisnis Raja DL adalah bertitik tolak istilah klasik "miakna do panggorenganna...
Di awal Tahun 2014 “Indonesia Dikepung Bencana” tanah longsor, banjir bandang dan banjir melanda DKI Jakarta sebagian daerah di Indonesia, merupakan peringatan bagi kita agar “care” memelihara dan tidak merusak lingkungan. Siklus lima tahunan dan cuaca ekstrim tidak akan ada dan tidak akan berdampak, selama kita menjaga keasrian bumi dan bersih. Betapa selama ini kita tidak pernah menjaga kelestarian alam nusantara Indonesia yang permai ini. Hujan yang tercurah dari langit tidak dapat kita kendalikan karena hutan lebat dihampir diseantero negeri dibabat habis menjadi gundul dan gersang. Pemangku kepentingan dan penyelenggara negara tidak satupun tunjuk tangan mau bertanggungjawab. Kementerian Kehutanan, KLH tidak optimal menghijaukan lingkungan dan eks hutan yang sudah berubah menjadi perkebunan sawit besar yang hanya menguntungkan kaum kapitalis serta sege...