Langsung ke konten utama

Menjadikan Indonesia Destinasi Wisata Berbasis Kereta Api

Mengikuti lawatan PT Kereta Api Indonesia (Persero)  ke China  melihat China dalam Perspektif Perkeretapian tanggal 27 s/d 31 Maret 2016, sangat menarik dan menantang  bagi insan perkeretapian mengelelo transportasi massal serba cepat, tepat waktu, bersih dan efisien. 

Kereta Api Cepat China (CRH) dan reguler  sangat nyaman didukung dengan sarana dan prasarana yang terpelihara dengan baik.  Budaya antri di setiap stasiun dipatuhi oleh para pelanggan yang semuanya dengan teknologi systim yang serba digital.

Kereta Api China termasuk fasilitas-fasilitasnya di semua  stasiun dimanfaatkan dan dipelihara secara optimal  oleh Pemerintah China. Pemerintah China masih berkepentingan dalam menata transportasi massal baik bus termasuk kereta api. Dengan demikian kelancaran dan pengelolaan transportasi kereta api cepat dan reguler berjalan dengan baik, karena Pemerintah China  konsern menjaga kualitas pelayanan.  Termasuk juga menjadi ajang promosi bagi negara-negara berkembang yang berminat mengembangkan transportasi massal khususnya kereta api di kota-kota macet lalulintas.

Karena semua sarana dan peralatan penunjang kereta api cepat serba berbasis teknologi komputer, maka jadwal keberangkatan dan ketibaan di tempat tujuan menjadi tepat waktu karena human error dapat dimitigasi.

Selain itu para pramugari/a kereta api  berperan aktif mengingatkan dan mengarahkan para pelanggan akan menaiki keretapi  sesuai tujuannya yang sudah siap diberangkatkan.

Sangat menarik adalah sisi jalan kereta (rail) sangat bebas dari zona-zona kumuh  seperti yang kita lihat di dalam negeri. Rumah-rumah liliput tidak terlihat sepanjang jalan rel kereta api baik dari Bejing hingga ke Shanghai.  Sejauh mata memandang kiri kanan jalan kereta api kita menyaksikan hamparan bunga siap potong yang berwarna kuning. Barisan pohon-pohon mengerucut sedang meranggas gugur daun karena akan masuk musim semi,  kadang kala tersangkut sarang burung khas China berwarna hitam dengan ekor abu-abu. Dihamparan berikutnya terlihat pula hamparan luas hijau  yang menyejukkan ternyata kebun bawang putih. China merupakan  negara produsen pengekspor bawang  bawang putih termasuk ke Indonesia.  Artinya dari sisi agricultur China menarik menyedot wisatawan manca negara. Itulah produk ikutan wisata agricultur kereta api Cepat China yang nyaman itu. 

Hal itu pula yang menyadarkan kita bahwa pelayanan prima perkeretapian  Indonesia    baru kita rasakan 10 (sepuluh) tahun terakhir. Indonesia sangat bersyukur,  PT Kereta Api Indonesia (Persero) diawal kendali manajemen  Ignasius Yonan, mampu melakukan perubahan kultur dengan berbagai terobosan strategi dan  inovasi baru langsung dirasakan masyarakat. Kalaupun sebenarnya tingkat kenyamanan berkereta api yang kita rasakan saat ini masih sangat jauh ketinggalan dari modernisasi perkeretapian di  China.  Tetapi tidak ada kata terlambat untuk menggapai cita-cita “membangun kereta api cepat Indonesia”. Diantaranya kereta api cepat  dari Jakarta ke Bandung yang sudah di grondbreaking Presiden Jokowi. Kereta api dari Banda Aceh ke Medan dan Kereta Api di pulau Sulawesi akan dihidupkan dan dibangun. Lebih penting adalah para insan perkeretapian dan pemegang kekuasaan di negeri ini berkomitmen kuat membangun infrastruktur, sarana dan prasarana angkutan massal di Indonesia termasuk non kereta api di Seluruh Propinsi Indonesia, memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk itu BUMN PT Kereta Api Indonesia (Persero), agen pembangunan negeri ini harus responsif dan terbeban atas peningkatan kualitas pelayanan transportasi  kereta api di Indonesia. Harus dipegang adalah konsistensi melaksanakan “Grand Design” Pembangunan  Perkeretaapian Modern di Indonesia, yang sudah dicanangkan Ignasius Yonan. Antara lain merencanakan dan membangun underpass atau jalan layang dalam setiap persimpangan jalan yang dilalui kereta api khususnya dalam kota. Menata kembali semua stasiun kereta api di Indonesia dengan benchmark kepada stasiun kereta internasional seperti yang ada di China didukung kajian dari konsultan profesional. Memodernisasi setiap stasiun kereta api dan fasilitas pendukungnya dalam  meningkatkan kenyamanan para pelanggan baik di stasiun kota dan didaerah dengan tingkat scurity yang tinggi. Menata kembali lahan-lahan kiri dan kanan sepanjang rel kereta api dengan jarak/lebar dari median rel dalam meningkatkan kenyamanan  pandangan yang menyejukkan bagi pelanggan kereta api.

Para stake holder perekeretapian ikut serta memikirkan dan menyiapkan pendanaan dalam memodernisasi transportasi perkeretapian sebagai angkutan massal yang akan bisa mengurai kemacetan sebagai mana di China.

Juga dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis kereta api di Indonesia, PT Kereta Api Pariwisata, anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero)  sangat berpotensi meraih peluang pasar kepariwisataan China, dengan memperkenalkan objek-objek wisata yang ada di China dari Tembok China maupun Istana Tianmen. Tentunya melalui promosi yang gencar kedalam negeri memperkenalkan tour wisata berbasis kereta api ke China dengan kereta api cepat. 

Demikian sebaliknya promosi yang gencar dilakukan oleh PT Kereta Api Pariwisata di China memperkenalkan objek wisata dalam negeri khusus kota-kota di Indonesia sebagai target wisata berbasis kereta api dan non kereta api sebagai pengelola dan pemandu wisata adalah PT KA Wisata. Kota-kota tua dengan stasiun yang berarsitektur kuno namun bernilai sejarah tinggi layak dipromosikan sebagai destinasi wisata supaya di inventarisasi kembali. Oleh karena itu kreasi promosi dengan brosur-brosur  yang dikemas sedemikian rupa sehingga menarik  dan informatif dan didistribusikan melalui agen perjalanan baik di China atau dapat melalui  kantor-kantor  KBRI sebagai duta wisata.

Mengimbangi kerja cepat  Jokowi membangun infrastruktur, sarana dan prasarana  transportasi massal di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero)  siap melakukan transformasi  perkeretapian, dengan SDM yang handal dan Struktur Organisasi yang kuat membangun dan modernisasi bisnis perkeretapian yang menguntungkan. Tentunya semua anak perusahaan turut  diberdayakan sesuai core bisnis masing-masing dalam menopang induk menjalankan pekerjaan besar ini.  Termasuk PT Kereta Api Pariwisata punya kontribusi aktif  mempromosikan objek-objek wisita berbasis kereta api maupun non kereta api ke manca negara, membangun jaringan Paket Tour  antar negara. PT Kereta Api Pariwisata keindahan alam Indonesia punya potensi tinggi  dapat dijual melalui PAKET WISATA  yang menarik  memerlukan inovasi dan kreasi baru dan semangat. PT Kereta Api Pariwisata pasti bisa.



Artikel ini pernah dimuat di bumn.go,id dengan judul sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosesi Adat Mangkatnya DR Sutan Raja DL Sitorus awal Bangkitnya Industri Kepariwisataan SUMUT bermula di Parsambilan

Siapa yang tidak kenal Raja DL Sitorus. Dialah putra Batak Parsambilan telah mencapai kesuksesan dengan berbagai aral melintang dan kerikil tajam yang dihadapi dipicu pahit getirnya kehidupan dimasa kecil dapat menciptakan lapangan kerja.  Kesuksesan yang diraih berdasarkan "otodidak" pengalaman kerasnya persaingan bisnis baik kasar maupun akademis. Tekat dan ketekunan serta doa yang tidak putus dan pengorbanannya menyediakan lapangan kerja kata kunci kesuksesannya. Sebagai anak simata wayang yang loyal kepada ibundanya tercinta ada motto klasik Batak tetap tertanam dalam dirinya "miakna do panggorenganna". Motto inilah pilosofi dan dipraktekkan dalam setiap segmen jenis kegiatan usahannya dari bidang pendidikan, rumah sakit, property, bank sampai industri kelapa sawit. Dunia usaha dan pelaku usaha mengakui kesukses semua bisnis bisnis Raja DL yang membukukan profit. Pola  pembiayaan bisnis Raja DL adalah bertitik tolak istilah klasik "miakna do panggorenganna...

Optimalkan Penerimaan Negara & Produk Ikutan Minerba

Di awal Tahun 2014  “Indonesia Dikepung Bencana”  tanah longsor, banjir bandang dan banjir  melanda DKI Jakarta sebagian daerah di Indonesia,  merupakan peringatan  bagi kita agar “care” memelihara dan tidak merusak lingkungan. Siklus lima tahunan dan cuaca ekstrim tidak akan ada dan tidak akan berdampak,  selama kita menjaga keasrian bumi dan bersih. Betapa selama ini  kita tidak pernah   menjaga  kelestarian alam nusantara Indonesia yang permai ini.   Hujan yang tercurah dari langit  tidak dapat kita kendalikan karena hutan lebat dihampir diseantero negeri dibabat habis menjadi gundul dan gersang.  Pemangku kepentingan dan penyelenggara negara  tidak satupun tunjuk tangan mau bertanggungjawab. Kementerian Kehutanan, KLH   tidak  optimal menghijaukan lingkungan dan  eks hutan  yang  sudah berubah menjadi perkebunan  sawit besar yang hanya menguntungkan kaum kapitalis serta sege...